Buku ini mengungkap potensi tersembunyi dari pohon lontar
(Borassus sundaicus) sebagai solusi inovatif dalam industri
bahan bangunan dan mebel, khususnya di kawasan Nusa
Tenggara Timur (NTT). Selama ini, batang kayu lontar lebih
banyak dimanfaatkan secara sederhana atau diabaikan, padahal
pohon ini memiliki karakteristik fisik dan kekuatan mekanik
yang mampu bersaing dengan kayu komersial seperti jati.
Disusun berdasarkan kajian akademik dan riset lapangan, buku
ini mengupas secara komprehensif mulai dari peran lontar
dalam budaya masyarakat NTT, karakter fisik dan
penyebarannya, hingga pemanfaatan ekonominya. Penulis juga
menyajikan analisis kelayakan finansial dan valuasi ekonomi
yang menunjukkan bahwa pemanfaatan kayu lontar tidak hanya
feasible secara teknis, tetapi juga menguntungkan secara
ekonomi dan berkelanjutan secara lingkungan.
Melalui pendekatan ilmiah dan sosial, buku ini mendorong
pembaca baik akademisi, praktisi, hingga masyarakat umum
untuk melihat lontar sebagai sumber daya lokal yang berharga
dan strategis. Di tengah tantangan kelangkaan bahan baku
mebel nasional, lontar hadir sebagai alternatif yang tangguh,
murah, ramah lingkungan, dan kaya nilai